Lelaki dalam duka

 



MEA CULPA

Angin berhembus perlahan menembus cela bambu

Butir-butir embun tergenang pada daun mati

Lelaki tanpan tanpa rupa mendekap dalam penjara

Perempuan bergincu ungu melantunkan balada kematian

Pusara menanti pemilik

Sedangkan aku terpasung pada jeda nafas

Tertunduk dan naluri tertikam tombak

Aku menangis lesu

Sembari mengeja ‘Mea Culpa’ kepada Dia

Ah Tuhan

Aku mati

                                                Novisiat, 10 Desember 2020

SENJA KELABU

 

Di Ujung senja

Camar melayang menepis buih

Aku menatap langit

Kulihat sepiku tenggelam dalam gelap

Dan ketika aku menekuri altar senja

Pada tingkap resah gerimis yang membasuh

Ku menyadari keterpakuan di saat kau menjauh

                                                Novisiat, 24 Januari 2021



Komentar