Lelaki dalam duka
MEA CULPA Angin berhembus perlahan menembus cela bambu Butir-butir embun tergenang pada daun mati Lelaki tanpan tanpa rupa mendekap dalam penjara Perempuan bergincu ungu melantunkan balada kematian Pusara menanti pemilik Sedangkan aku terpasung pada jeda nafas Tertunduk dan naluri tertikam tombak Aku menangis lesu Sembari mengeja ‘Mea Culpa’ kepada Dia Ah Tuhan Aku mati Novisiat, 10 Desember 2020 SENJA KELABU Di Ujung senja Camar melayang menepis buih Aku menatap langit Kulihat sepiku tenggelam dalam gelap Dan ketika aku menekuri altar senja Pada tingkap resah gerimis yang membasuh Ku menyadari keterpakuan di saat kau menjauh ...